BARU SEBULAN, MASANEGA FC (JUNIOR) KUASAI MALANG RAYA

Gondanglegi. Senin, 6 Agustus 2018. Setelah peluit panjang dibunyikan kegembiraan para skuat futsal MASANEGA membuncah kegirangan. Bagaimana tidak, pada pertandingan pertama kemarin (4/8) harus menelan kekalahan. Berkat perjuangan tanpa kenal lelah serta motivasi dari oficial dan orangtua yang hadir menjadi suntikan tenaga baru sehingga bisa lolos ke babak semi final esok harinya.

 

MASANEGA FC mengikuti Turnamen yang diprakarsai oleh PMI Kota Malang. Semua pertandingan dihelat di lapangan Futsal Sudimoro SM, Kota Malang. Turnamen ini diikuti oleh beberapa tim terkenal di Malang Raya seperti Bharata, Nusantara, dan Brazil Style yang dilatih oleh mantan punggawa Arema Malang, Caludio De Jesus. Turnamen dibagi dalam kelompok usia, diantaranya KU (Kelompok Usia) 10 dan KU 12. MASANEGA kali ini mengirimkan tim futsal KU 12.

 

Tim futsal MASANEGA yang baru ini terbentuk kurang dari sebulan. Seluruh anggota tim merupakan siswa kelas 7 baru program Bakat Istimewa (BI) yang dipilih berdasarkan usia, yaitu tidak lebih dari 12 tahun. Tujuan mereka mengikuti turnamen ini sebenarnya hanya untuk mencari pengalaman. Layaknya peribahasa,  sambil menyelam minum air. Jika dalam turnamen harus all out sehingga tahu sejauh mana kemampuan tim.

 

Seperti yang dituturkan oleh ibu Deni selaku wali kelas,

“Niat awal saya mengikutkan anak-anak ikut turnamen ini sebenarnya ingin memberikan pengalaman ke anak-anak. Apalagi, anak-anak memang hebat di lapangan sepak bola rumput, tapi untuk futsal ada banyak yang belum pernah. Setelah konsultasi dengan Coach Rudy (pelatih sepak bola MASANEGA FC) dan disetujui, dan akhirnya latihan di lapangan futsal 2 kali saja. Akhirnya, saya daftarkan.”

 

Nampak ketegangan di raut muka para penonton (orang tua dan para guru) saat final (5/6) melawan unggulan 1 (Barata). Ahirnya dari keringat yang tercucur, ketegangan yang memuncak, tiap air mata yang terjatuh saat kalah, terbayar lunas dengan membawa pulang juara 1 ke pelukan MASANEGA.

“Pertandingan dua hari yang sangat menegangkan. Yang awal tidak ada impian untuk juara, tapi hari ini bisa juara. Sungguh luar biasa bagi kami (wali kelas dan orang tua).” pungkas  wanita pertama yang menjadi wali kelas siswa Bakat Istimewa.

 

Harapan besar terus diembankan di pundak mereka untuk mengumpulkan pundi-pundi juara di turnamen-turnamen selanjutnya. Jangan mudah berpuas diri dan teruslah membumi. (Amir)

TULISAN (BERBUAH) JUARA

Gondanglegi, 8 April 2018. Rasa syukur diucapkan kepada Allah SWT dan tidak sia-sia pula perjuangan Tim KIR MTsN 1 Malang yang tak kenal lelah. Dua Tim yang telah lolos ke babak final berhasil membawa pulang dua piala dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR) Se Kabupaten Malang tahun 2018.

Tim 1 yang digawangi oleh Dianita Ayu Puspitaloka, Moh. Rizki Cholid, dan Irangga Kusuma menyabet juara 1 dengan mengusung penelitian Tingkat Kerukunan di Jembatan Kaca Ngalam Indonesia, Kecamatan Belimbing, Kota Malang. Dan Tim 2 beranggotakan Natasya Rahmania, Roy Erza Farabi, dan M. Hafidz Haikal dengan objek penelitian di Keraton Gunung Kawi, Kabupaten Malang, mendapatkan juara Harapan 1.

Kedua finalis ini menjalani masa karantina selama kurang lebih 2 minggu penuh di madrasah. Di saat siswa kelas 7 dan 8 belajar di rumah, mereka berkonsentrasi penuh guna menyempurnakan setiap detail dari materi, latihan presentasi, maupun tanya jawab.

Dimulai sedari pagi pukul 8 sampai pukul 4 sore mereka digembleng penuh di bawah arahan bapak Suliadi dan bapak Dani, dua sosok inspiratif, energik, dan kritis. Tak segan pula mereka seakan marah saat anak-anak kurang serius dalam penyusunan materi ataupun saat latihan presentasi. Dan hasilnya, dapat dirasakan dan dibawa pulang ke bumi MASANEGA dengan kepala tegak.

Hasil yang telah dicapai menjadi ukuran dimana kualitas MTsN 1 Malang masih berada di jajaran elit akan madrasah yang berprestasi. Dan juga patut diwaspadai bahwa madrasah-madrasah lain tentu saja akan berusaha mati-matian merebut posisi ini. (Amir)

GEMA PRESTASI MASANEGA DI AWAL MARET

GEMA PRESTASI MASANEGA DI AWAL MARET

Gondanglegi. 5 Maret 2018. Upacara penyerahan piala hasil kejuaraan dilangsungkan. Mulai dari penghargaan di MAN 1 Kota Malang, KSM Kabupaten Malang, MAN 1 Kabupaten Malang yang diperoleh di bulan Februari (hasil selengkapnya dimuat bulan Februari kemarin).

Di awal Maret ini MASANEGA juga berhasil membawa pulang prestasi dari berbagai kejuaraan. Diantaranya dari lomba yang diadakan oleh MAN 3 Malang (MAN Donomulyo) tingkat Malang dan Blitar, atlet-atlet terbaik MASANEGA berhasil membawa pulang juara 2 Bola Voli Putri, Juara 3 lari Maraton 5 kilometer atas nama Ahmad Huda (kelas 9 BI), Juara 3 Futsal se Malang Raya di SMAN 8 Malang, serta yang terbaru pada hari Minggu kemarin, juara 2 Sepak Bola Festival sepak Bola U-15 tingkat Jawa Timur.

Khusus pada kejuaraan terakhir yang diraih, yaitu sepak bola, diadakan oleh kumpulan dari pelatih-pelatih nasional, diantaranya Iwan Setiawan (pelatih Borneo FC Liga 1), Subangkit (pelatih PSIS Semarang liga 1), dan beberapa pelatih lainnya yang juga sempat menjajal kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia.

Pengalaman yang diraih di even ini, atlet sepak bola MASANEGA dianalisis langsung oleh pengamat sepak bola, FX Yanuar (eks punggawa PERSEMA Malang dan PERSELA Lamongan) tentang kelemahan dan kelebihan mereka saat bertanding.

Sekali lagi, jumlah piala penghargaan yang diberikan menunjukkan kualitas MTsN 1 Malang tak pernah luntur semenjak madrasah ini berdiri. Bahkan, prestasi-prestasi yang ditelurkan selalu tumbuh dan berkembang dari generasi ke generasi. Akan tetapi, prestasi yang diraih tidaklah berarti manakala tak diimbangi dengan akhlak yang terpuji, mulai dari yang terkecil untuk diri sendiri dan orang lain.

Harapan semuanya, agar pestasi ini berjalani beriringan dengan perilaku nantinya saat anak-anak kembali dan mengabdikan diri ke masyarakat. (Amir)

Deretan prestasi di penghujung bulan Februari

Siswa Siswi MTsN 1 Malang (MASANEGA) kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di akhir bulan Februari 2018 ini. Prestasi-prestasi tersebut mencakup prestasi di bidang akademik maupun non akademik.

Diawali dengan ajang perlombaan yang diselenggarakan oleh MAN 1 Kota Malang dalam rangka Milad ke 40 Madrasah ini. Dalam even lomba yang diselenggarakan, kontingen MTsN 1 Malang memperoleh beberapa prestasi antara lain :

  1. Juara 1 dan 3 Futsal (atas nama Tim Futsal Masanega)
  2. Juara 1 MTQ (atas nama Nurul Fauziah (kelas 8D))
  3. Juara 2 Singer (atas nama Maritza Inas Tasyakurina (kelas(9A))
  4. Juara Harapan MHQ (atas nama Faizatun Nakhiroh(kelas(8D))
  5. Juara 2 Pidato Bahasa Arab (atas nama Roy Erza Faraby(kelas 8A))

Even berikutnya adalah KSM (Kompetisi Sains Madrasah) Tingkat Kabupaten Malang yang diselenggarakan pada hari Sabtu 24 Februari 2018 di MAN 1 Kabupaten Malang (MAN Gondanglegi). Dalam ajang kompetisi ini kontingen Masanega memperoleh total 13 piala dengan rincian sebagai berikut :

  1. Juara 1 Mapel Matematika
  2. Juara 2 Mapel Bahasa Arab
  3. Juara 2 Mapel Biologi
  4. JUara 2 Mapel Bahasa Inggris
  5. Juara 3 Mapel Fisika
  6. Juara 3 Mapel IPS
  7. Juara Harapan 1 Mapel Matematika
  8. Juara Harapan 1 Mapel IPS
  9. JUara Harapan 1 Mapel Bahasa Inggris
  10. Juara Harapan 2 Mapel Bahasa Arab
  11. Juara Harapan 2 Mapel Matematika
  12. Juara Harapan 2 Mapel Biologi
  13. Juara Harapan 6 Mapel Bahasa Arab

Selang satu hari berikutnya  tepatnya hari Ahad tanggal 25 Februari 2018 di tempat yang sama, yaitu di MAN 1 Kabupaten Malang (MAN Gondanglegi). Kontingen Masanega ditetapkan sebagai JUARA UMUM  OFKAR (Olimpiade dan Festival Karya Seni ) Tahun 2018, atas capaian prestasi antara lain :

  1. Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia PI
  2. Juara 3 Pidato Bahasa Indonesia PA
  3. Juara 3 Pidato Bahasa Arab PA
  4. Juara 1 Kaligrafi
  5. Juara 1 MTQ
  6. Juara 1, 2, dan 3 Olimpiade UN Mapel Bahasa Indonesia
  7. Juara 3, Olimpiade UN Mapel Bahasa Inggris
  8. Juara 1 Olimpiade UN Mapel Matematika

Persembahan prestasi yang terakhir datang dari duta-duta olah raga MTsN 1 Malang yang diwakili oleh siswa dari Kelas Berbakat Istimewa (BI) dalam  Kejuaran Tenis Meja antar Pelajar se Jawa Timur yang diselenggarakan oleh DISPORA (Dinas Pemuda dan Olah Raga) Propinsi Jawa Timur pada tanggal 21 sd 25 Februari 2018. Pada kejuaraan ini  duta olah raga Masanega yaitu Anggi Wahyu (kelas 9F) dan Roby Maulana (kelas 8C) meraih prestasi sebagai juara 2 kategori ganda putra.

Semoga deretan prestasi yang diraih ini bisa mengharumkan nama MTsN 1 Malang khususnya dan Madrasah pada umumnya sehingga semangat menjadikan jargon Madrasah lebih baik dan Lebih Baik Madrasah bisa diwujudkan dalam konteks yang nyata.

MASANEGA KUASAI OFKAR 2018

MASANEGA KUASAI OFKAR 2018

Gondanglegi. 25 Februari 2018. Selang sehari setelah KSM tingkat Kabupaten Malang, MTsN 1 Malang kembali mendulang prestasi. Kali ini diperoleh dalam OFKAR (Olimpiade dan Festival Karya Seni) di MAN 1 Malang (MANDAGI). Tidak tanggung-tanggung, pada semua cabang yang dilombakan, MASANEGA berhasil menempatkan wakil-wakilnya menduduki posisi tertinggi. Dan menisbatkan MTsN 1 Malang menjadi juara umum untuk kedua kalinya.

Cabang yang dilombakan antara lain olimpiade mata pelajaran UN, pidato, Qiraah, Banjari, dan Kaligrafi. Pada masing-masing kategori lomba diambil setidaknya juara 1,2, dan 3 serta nilai akumulasi persekolah yang nantinya berhak menggondol pulang piala juara umum.

Para peserta berasal dari SMP/MTs se Malang Raya dengan jumlah total melebihi 300 peserta dan MASANEGA pun menjadi penyumbang terbanyak untuk peserta. Di samping merupakan tetangga madrasah, tetapi juga lulusan MASANEGA di tiap tahunnya menjadikan MANDAGI pelabuhan pendidikan selanjutnya.

Prestasi ini juga tidak lepas dari pendampigan yang dilakukan di madrasah. Hal ini dibuktikan dengan para pembina yang selalu eksis di berbagai kegiatan anak-anak walaupun di hari libur sekalipun. Menariknya dari salah seorang pembina dan beberapa siswa menganggap dengan diadakannya lomba di hari libur pikiran mereka lebih fokus karena dengan rileks dan juga sebagai media refreshing setelah seminggu penuh berada di madrasah.

Tentunya yang lebih penting, dengan adanya lomba ini dijadikan tolak ukur kemampuan setelah sekian lama berlatih dan khususnya bagi kelas 9 menguji kesiapan mental menghadapi Ujian Nasional yang akan dilangsungkan kurang lebih 3 bulan lagi.

Apresiasi tertinggi dari seluruh civitas MTsN 1 Malang kepada anak-anak yang selalu berprestasi di tiap waktunya, baik prestasi akademik dan non akademik serta dalam berkhlakul karimah. (Amir)

EMAS BAWA MASANEGA MELENGGANG KE PROVINSI

EMAS BAWA MASANEGA MELENGGANG KE PROVINSI

Gondanglegi. 24 Februari 2018. Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2018 tingkat Kabupaten kembali digelar yang bertempat di MAN 1 Kabupaten Malang (MANDAGI). Kompetisi yang digelar dalam lomba akademik ini diikuti oleh seluruh siswa siswi terbaik baik di tingkat MI, MTs, dan MA pada masing-masing sub rayon.

Sebagai informasi, di tingkat madrasah tsanawiyah pada tahun kemarin, MTsN Malang III (sekarang MTsN 1 Malang) menjadi juara umum. Hal menjadi motivasi tersendiri bagi kontingen MASANEGA. Hampir seluruh anggota kontingen berasal dari siswa siswi terbaik MASANEGA dari program Olimpiade, Bilingual, Keagamaan, dan beberapa dari kelas unggulan.

Kompetisi ini menggunakan dua babak, yaitu babak penyisihan dan babak final. Pada babak penyisihan, kontingen MASANEGA berhasil menempatkan dirinya pada semua mata pelajaran dengan perolehan angka sangat baik yang menjadi modal nanti di babak final.

Pada babak final yang menggunakan format berbeda dengan babak penyisihan membuat beberapa anggota kontingen sempat kurang percaya diri dengan hasil yang akan diraih. Benar saja, hanya satu medali emas yang diperoleh yaitu dari mata pelajaran Matematika atas nama Bimanda.

Dengan satu-satunya medali emas ini, MASANEGA harus merelakan mahkota utama juara pada gelaran tahun 2018 ini. Sebagai hiburan, MASANEGA memperoleh medali terbanyak dibandingkan madrasah lainnya, yaitu dengan 13 medali.

Dari sini akan menjadi bahan evaluasi pada tahun-tahun berikutnya sehingga singgasana tertinggi pada tingkat kabupaten kembali direbut. Tentunya dengan perjuangan yang tak mudah mengingat para kompetitor sudah semakin menggeliat.

Dalam jangka pendek ini, MASANEGA akan mempersiapkan Bimanda selaku wakil kabupaten Malang dalam Kompetisi Sains Madrasah untuk bertarung kembali di tingkat provinsi. (Amir)