1000 TUMPENG PERINGATI 38 TAHUN MASANEGA

Gondanglegi. Jumat, 21 September 2018. Bertempat di halaman madrasah, pagi ini keluarga besar MTsN 1 Malang mengadakan tasyakuran hari lahirnya yang ke 38. Bertepatan dengan bulan Muharram, kegiatan ini juga dirangkai dengan santunan anak yatim piatu.

Turut hadir pula bapak ibu pengawas dari Kankemenag Kabupaten Malang, anggota komite madrasah, kepala desa, kepala sekolah dan guru SD MI, dan anak-anak yatim piatu di lingkungan sekitar madrasah.

Hadrah Al Banjari MASANEGA membuka acara yang tiap tahunnya selalu diperingati. Dilanjutkan dengan pembacaan Yasin dan tahlil yang ditujukan untuk mendoakan para pendiri dan pendahulu madrasah, juga mendokan seluruh keluarga besar madrasah.

Sambutan kepala madrasah, Drs. H. Nasrulloh, M. Pd. I, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya acara ini. Dalam sambutannya beliau berpesan kepada seluruh generasi MASANEGA agar selalu menjaga konsistensi diri dalam berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik. Khususnya, pada tanggal 23 - 29 September besok salah satu siswa menjadi perwakilan Provinsi Jawa Timur dalam KSM di Bengkulu. Doa kita bersama agar mendapatkan prestasi tertinggi dan mengharumkan nama MASANEGA.

Dengan iringan salawat Nabi, kegiatan santunan kepada anak yatim menambah kekhidmatan. Lebih dari 50 anak yang disantuni yang terdiri dari siswa siswi madrasah sendiri dan siswa SD MI sekitar madrasah.

Sebagai penutup adalah pemotongan tumpeng oleh kepala madrasah yang diikuti oleh para hadirin. Dengan jumlah lebih dari 1000 buah tumpeng menjadi kebanggaan tersendiri pada ulang tahun kali ini. Sekaligus menjadi kado istimewa MASANEGA tahun ini yang tetap istiqamah berprestasi, baik di tingkat regional maupun internasional.

Dirgahayu MASANEGA! Semoga dengan bertambahnya usia menjadikan lebih maju dan lebih hebat dalam mencetak generasi yang cerdas berakhlakul karimah. (Amir)

SEMARAK IDUL ADHA 1439 H DI MASANEGA

Hari Raya Idul Adha 1439 H disambut keluarga besar Masanega dengan berbagai rangkaian kegiatan. Diawali dengan pelaksanaan sholat Idul Adha yang diikuti seluruh civitas akademika Masanega pada hari Rabu 22 Agustus 2018. Sholat Idul Adha dilaksanakan di Masjid Masanega. bertindak selaku Imam dan Khotib adalah Ustadz Nanang Sholihudin, M.Pd. Dalam khutbahnya beliau menyampaikan tentang makna qurban yang berarti usaha keras yang mesti dilakukan seorang muslim dalam menggapai ridlo Allah. Beliau juga menyampaikan sejarah qurban yang telah dilaksanakan mulai zamannya Nabi Adam yaitu dari kisah Qabil dan Habil dalam rangka meraih tujuannya. Untuk itulah semangat berkurban ini patut diteladani oleh keluarga Masanega sesuai peran masing-masing.

Rangkaian kegiatan berlanjut ke hari Kamis, 23 Agustus 2018. Pada hari itu ada tiga agenda kegiatan yang dilaksanakan yaitu : penyembelihan hewan qurban, lomba manasik haji, serta kegiatan safari qurban. Jumlah hewan qurban yang disiapkan untuk tahun ini terdiri dari 1 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Penyembelihan qurban dilaksanakan pada pagi hari sekitar pukul 06.00 berupa 1 ekor sapi yang dagingnya dibagikan kepada para warga disekitar madrasah. Sementara 6 ekor kambing digunakan untuk kegiatan safari qurban. Sementara 6 ekor kambing diguna

Kegiatan lomba manasik haji diikuti oleh seluruh kelas, total ada 30 kelas yang berpartisipasi dalam lomba ini. Sebelumnya para siswa di masing-masing kelas telah mendapatkan bimbingan dari guru mapel fiqih. Nantinya ditiap tingkatan kelas akan diambil juara 1, juara 2, dan juara 3.

Rangkaian kegiatan Idul Adha 1439 H disempurnakan dengan kegiatan safari qurban , berupa pembagian hewan qurban ke daerah-daerah yang telah ditentukan. Daerah-daerah tersebut dipilih atas dasar kondisi ekonomi dan kebutuhan syi’ar Islam. Tahun ini safari qurban diadakan di desa Wonorejo Kec. Bantur dan desa Sukorame Kec. Dampit. Desa Wonorejo dipilih atas dasar di desa ini mayoritas adalah mu’aallaf sehingga perlu adanya syi’ar Islam sehingga menambah keimanan meraka.

Semoga rangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk menyambut Idul Adha 1439 H ini bisa memberikan kemanfaatan bagi civitas akademika Masanega, masyarakat, serta dapat menjadi syi’ar Islam.

TA’ARUF(AN) BERBUAH KEBERKAHAN

Gondanglegi. Sabtu, 21 Juli 2018. Pagi ini program kelas Agama MTsN 1 Malang mengadakan kegiatan awal tahunan, yaitu Ta’aruf Kelas Agama. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas Agama, para pengajar, dan jajaran pengurus program Kelas Agama, serta bapak ibu guru dari rumpun agama.

 

Lantunan ayat suci al Qur’an yang dibawakan oleh Nurul Fauziyah (9D) mengawali acara ini. Dilanjutkan dengan ujian tahfidz dari masing-masing kelas sebagai bentuk motivasi antar peserta didik. Diawali peserta didik kelas 9, kelas 8, dan kelas 7 sebagai pamungkasnya. Masing-masing peserta yang maju ke atas panggung diuji langsung secara bergantian oleh para pengajar Tahfidz. Diantaranya Ustadz Bagus, Ustadzah Hanifah dan Ustadzah Nur Jannati.

 

Ustadz Bagus selaku Mursyid dari Program Tahfidz memberikan motivasi sekaligus mencontohkan adab bagaimana menjadi seorang santri. Mulai dari cara bersalaman dengan ustadz maupun ustadzah, mengawali pelajaran, cara bergaul dengan teman sebaya, dan berakhlak dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah maupun di rumah. Pada intinya siswa kelas Agama haruslah berbeda pada umumnya dengan siswa lainnya dalam berakhlak.

 

Acara ditutup dengan doa dan dilanjutkan perkenalan para pengajar di kelas Agama berserta para pengurusnya.

 

Sebagai informasi, pada tahun pelajaran 2018/2019 ini MTsN 1 Malang secara resmi telah membuka program Kelas Agama. Dua tahun sebelumnya kelas (rintisan) Agama sudah dibentuk, akan tetapi dengan berbagai pertimbangan dan proses sehingga baru pada tahun ini di-launching ke masyarakat. Harapannya untuk mewadahi anak-anak yang ingin menghafal al Qur’an ataupun melanjutkan hafalannya. (Amir)

PENUTUPAN TAARUF GALAKSI MASANEGA

Gondanglegi. Kamis, 19 Juli 2018. Kegiatan Masa Taaruf Siswa Madrasah (MATSAMA) resmi ditutup. Kegiatan yang berlangsung mulai Senin kemarin (16/7) telah memberikan banyak pengalaman pembelajaran bagi seluruh siswa MTsN 1 Malang.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan tiap awal tahun ini beragam. Diantaranya wawasan wiyata mandala (memperkenalkan lingkungan madrasah), tata tertib madrasah, tata krama, cerdas dalam ber-medsos, latihan baris berbaris, kesehatan remaja dan juga kegiatan keagamaan.

Kerjasama yang baik antara siswa dan guru dalam kegiatan MATSAMA diharapkan memberikan bekal saat KBM yang mulai efektif esok hari. OSIS yang mendampingi siswa baru kelas 7 juga telah menyumbangsihkan tenaga dan pikiran mereka guna adik kelas mereka "kerasan" di lingkungan baru mereka.

Penutupan bukan hanya dengan upacara, tapi juga dilanjutkan dengan "Talent" Hunt", yaitu penampilan-penampilan dari siswa baru maupun organisasi ekstrakurikuler di MASANEGA.

Generasi baru MASANEGA telah bergabung. Harapan besar mewarnai prestasi MASANEGA di perjalanan selama tiga tahun ke depan. (Amir)